Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Review Razer DeathAdder V2 Mini Gaming Mouse

Mouse Gaming Razer DeathAdder V2 Mini
Mouse Gaming Razer DeathAdder V2 Mini

DeathAdder V2 Mini adalah mouse gaming versi mini dengan harga yang lebih murah dari versi DeathAdder V2. DeathAdder V2 Mini adalah mouse yang dirancang bagi para gamer kelas menengah dengan kebutuhan gaming harian biasa dan sangat nyaman digunakan untuk aktivitas gaming yang cukup lama tanpa membuat tangan pegal atau tidak nyaman.

Untuk mengetahui lebih detail tentang Razer DeathAdder V2 Mini. Cek ulasan artikel berikut ini yang sudah dirangkum oleh  Teck Spin Indonesia.


Razer DeathAdder V2 Mini

Review Razer DeathAdder V2 Mini adalah mouse gaming dengan dimensi ukuran yang lebih kecil dari kebanyakan mouse gaming pada umumnya. Razer DeathAdder V2 Mini memiliki dimensi ukuran sebesar 4,50 x 2,20 x 1,52 inci saja. 

Dimensi Razer DeathAdder V2
Keterangan Dimensi Razer DeathAdder V2

Hal tersebut dikarenakan mouse gaming seri ini dirancang untuk para gamer yang memiliki ukuran telapak tangan yang lebih kecil dan anggaran yang lebih kecil dengan reputasi dan kinerja mouse gaming Razer yang tidak pernah diragukan lagi oleh para gamer tentunya.

Desain Razer DeathAdder V2 Mini

Menggunakan ergonomi DeathAdder mouse ini cukup fleksibel untuk mengakomodasi semua manuver gamer ketika bermain game, dengan bobot sasis yang lebih ringan dengan bobot sebesar 2,24 ons saja, karena memang mouse ini dirancang untuk mengurangi daya gesek sehingga membuat aktivitas bermain game lebih nyaman dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Akurasi sentuhan dan klik lebih tajam dan memuaskan membuat mouse Razer DeathAdder V2 Mini ini dapat merespon segala inputan lebih responsif. Menariknya mouse Razer DeathAdder V2 Mini memiliki waktu respon 0,2 milidetik, hal tersebut menjadikan mouse ini sangat kompetitif untuk digunakan dalam skala E-sports atau gaming harian. Sinar infrared light beam membuat mouse ini merespon lebih cepat dan mengurangi terjadinya debounce dan mengurangi kesalahan ataupun double input yang tidak diperlukan.

Untuk mobilitas dan koneksi kabel Razer Speedflex disematkan pada mouse Razer DeathAdder V2 Mini. Hal tersebut tentunya membuat mouse gaming ini memiliki jangkauan fleksibilitas yang lebih luas dengan gesekan yang seminimal mungkin dengan kecepatan dan akurasi yang maksimal dalam bermain segala jenis genre game.  Speedflex Razer adalah salah satu opsi terbaik yang bisa anda dapatkan dari mouse gaming berkabel. Kabel jenis ini memiliki tekstur yang lebih lembut dan lunak, sehingga membuatnya tidak tersangkut saat melakukan gerakan tertentu yang cukup luas.

Grips Mouse Dan Tombol Razer DeathAdder V2 Mini
Grips Mouse Dan Tombol Razer DeathAdder V2 Mini

Razer DeathAdder V2 Mini memiliki desain dasar yang sama dengan DeathAdder V2. Mouse ini dilengkapi dengan 6 tombol fungsi yang bisa diprogram dengan script macro: klik kiri dan kanan, dua tombol samping, scroll (atas, bawah, dan dalam) dan tombol CPI di posisi bawah scroll. Pada tombol kanan dan kiri dilengkapi dengan satu set grip mouse anti slip yang dapat menyerap keringat. Selain itu anti slip ini juga terdapat pada sisi kanan dan kiri mouse.

Razer DeathAdder V2 Mini memiliki pencahayaan efek RGB yang difokuskan untuk satu zona saja. Hal ini membuat logo ular khas Razer terlihat lebih kental. 

Performa Razer DeathAdder V2 Mini

Mouse Razer DeathAdder V2 Mini juga kompatibel untuk digunakan di perangkat game konsol seperti Xbox One dan mendukung untuk melakukan beberapa input dasar. Mouse ini dilengkapi dengan PixArt PAW3359 yang memiliki rating hingga 8.500 CPI, 350 IPS, dan akselerasi 35G. Biarpun dari segi spesifikasi masih lebih rendah dari yang ditawarkan seri DeathAdder V2 (20.000 CPI, 650 IPS, 50G), namun Razer DeathAdder V2 Mini masih sangat layak untuk melibas sebagian besar game-game mainstream.

DeathAdder V2 Mini menggunakan Razer Optical Mouse Switches yang bekerja dengan mengirimkan sinar inframerah melalui rana, yang memicu sinyal listrik dan ini berbeda dengan Ini berbeda tipe mouse dengan saklar mekanis, yang mengirim sinyal listrik melalui kontak logam. Perlu diketahui mouse yang menggunakan saklar mekanis bisa mengalami efek pantulan cahaya laser yang bisa memicu terjadinya double input ataupun debounce yang menyebabkan respon mouse lebih lambat.


Spesifikasi Razer DeathAdder V2 Mini 

Sensor TypeOptical
Sensor ModelPixArt PAW3359
Sensitivity8.500 CPI
Polling Rate1,000 Hz
Lift-off Distance3mm
Programmable Buttons6
LED Zones1 RGB
ConnectivityUSB Type-A
Cable6 feet (1.8m) Razer Speedflex
Measurements (LxWxH)4.50 x 2.20 x 1.52 inches (114.2 x 56 x 38.5mm)
Weight2.24 ounces (62g)
ExtraRazer Mouse Grip Tape


Software Pendukung

Razer menyediakan software yang disediakan untuk para pelanggannya, yaitu Razer Synapse 3. Software ini memungkinkan anda untuk mengubah profil data yang tersimpan di memori onboard DeathAdder V2 Mini, akan tetapi anda hanya memiliki satu profil saja untuk mouse seri ini.

Synapse 3 juga memungkinkan anda mengatur fungsi untuk 6 tombol yang dapat diprogram: klik kanan dan kiri, gulir ke atas, bawah dan klik, dua tombol samping dan tombol CPI. Fungsi dapat berkisar dari fungsi mouse atau keyboard sederhana dan tweaking RGB, hingga meluncurkan program dan makro.

Software Synapse 3 juga memungkinkan para penggunanya untuk melakukan kalibrasi mouse dengan mouse pad Razer yang mereka gunakan.


Kesimpulan

Razer DeathAdder V2 Mini adalah tambahan variasi yang sangat bagus untuk melengkapi mouse gaming Raze seri DeathAdder. Razer DeathAdder V2 adalah mouse yang sangat bagus akan tetapi untuk para pengguna yang merasa mouse tersebut sangat lebar untuk ukuran tangan anda. Mouse Razer DeathAdder V2 Mini bisa menjadi opsi terbaik yang bisa anda pilih.









Posting Komentar untuk "Review Razer DeathAdder V2 Mini Gaming Mouse"